Pengarang : Muhammad Iqbaludin -
Refrensi Cerita : Motivasi & Pengetahuan -
Dibuat pada Hari Sabtu, 20 Agustus 2011 -
Posted by. Marxent --
Hai teman-teman yang Yuku cintai, sekarang Marxent mau ngasih cerita
sekalian menggali pengetahuan Lhooo... wah penasaran nih, tapi karna
kita semua Ummat islam tau dong yang namanya puasa, apalagi
hikmah-hikmahnya. cerita ini berawal dari sebuah List hikmah-hikmah
berpuasa, sedangkan Penulis cerita membuatnya menjadi karangan yang
bermanfaat dan juga Hebat, ceritanya seperti Dongeng waw hebat... simak
Euy !!
Pada pagi yang indah, disuatu desa yang tentram, sebut saja Desa Luz (
Andalusia ). Hidup sebuah keluarga yang sangat kaya, Keluarga tersebut
bernama Ameega. Pablo Ameega, sang kakak dari kedua saudaranya Velly
Ameega dan Diego San Ameega, sedang melihat-lihat hasil ladangnya dan
memetik yang sudah berbuah," Wah, hebat sekali yang membuat semua
tanaman ini hingga dapat dimanfaatkan seperti ini " Gumamnya saat
melihat semua Pohon di ladangnya berbuah matang, Di petiklah beberapa
buah dari berbagai macam pepohonan. " Papah, Mamah, Diego, Velly...
Lihatlah apa yang ku bawa dari Ladang kita !! " Teriaknya, " Wah, apa
yang kau bawa itu kak " Gumam Velly, " Ini beberapa buah yang ku ambil
dari Ladang kita, ada banyak macamnya dan ini semua sudah matang, aku
ingin Papah mengerahkan pekerja yang di ladang untuk memetik semua buah
dan di Jual agar penghasilan bertambah .." Gumamnya sambil menyodorkan
sebuah karung yang berisi dengan buah-buahan kepada Keluarganya," Iya
Nak, Papah akan mengerahkan semua pekerja yang di ladang, ini mungkin
cukup untuk membeli beberapa batang emas untuk tabungan kalian kelak "
Kata Bapaknya dengan bangga.
Setelah semua Petani di ladang memetik seluruh aneka buah-buahan di
Ladang keluarga Ameega, dan mengekspor berbagai belahan dunia lewat
perdagangan Laut.
Setelah beberapa bulan, ternyata para pedagang buah kembali ke kediaman
keluarga Ameega dengan membawa beberapa Kotak yang entah apa isinya. "
Pedagang, bagaimana penghasilannya? "Gumam Bapak Ameega, " Wah,
Syukurlah semuanya habis terjual... " Kata sang Pedagang, " Bolehkah
saya meminta hak saya? " Kata Bapak Ameega dengan nada yang halus nan
Sopan, " Tentu saja tuan, baiklah saya akan membawanya ke hadapan bapak.
" Kata sang Pedagang," Jangan, Taruhlah di gudang jika semua itu
berbentuk Box"" Hmmm, mungkin bapa perlu mengespansinya terlebih dahulu,
karena bukan saya saja pedagang yang menjual Buah-buahan milik Tuan,
tetapi ada 82 orang."," Hmm, memang mengapa jika saya tidak
mengespansinya?","Gudangnya tak muat","Boleh saya lihat yang
sebenarnya?","Tentu saja tuan, mari saya antarkan ! ". Diantarlah mereka
ke dermaga yang sedang bekerja mengangkuti sebuah kotak box. " wah, apa
itu penghasilan yang saya dapat?","Ya, itu cukup banyak, bayangkan saja
jika di taruh di Gudang milik tuan, mungkin sudah seperti Bunker yang
meledak" jawab sang Pedagang. Ternyata Box-box itu berisi sebuah uang
milik keluarga Ameega.
Sedangkan dirumah, Pablo dan adik-adiknya sedang bermain-main sambil
menunggu bapaknya kembali membawa hasil. " Kak, gimana kita main
Treasure Hunt ( Utak umpat )," Usul Diego kepada kakanya," Boleh, tapi
bersembunyinya tidak jauh dari halaman rumah , Oke !! ","Yaaaaa"
Serentak adiknya menjawab sambil kegirangan. Permainan dimulai, dengan
Diego yang menjadi Treasure Hunter-nya. Saat bersembunyi, Pablo
menemukan sebuah Peer yang jatuh ke rumput lembab, dan kelihatanya juga
masih Segar. Menunggu sang adik hingga menemuinya di balik Pohon Peer,
ia memakan Peer itu dengan penuh kelezatan " Yummy,.. Buah ini
benar-benar segar " Gumamnya.Setelah permainan selesai, dan waktu pun
telah Senja, Kini mereka pulang.
Kedatangan Bapak Ameega tidak di sambut karna waktu memang menunjukan
Dini hari, mereka semua tertidur pulas. Pablo yang sedang bermimpi indah
tentang kebunnya tadi, tiba-tiba Mimpi buruk datang ... Sang penyihir
menghampiri Pablo dan menyihirnya, Hingga pablo terkena penyakit Kulit
yang paling parah. Bukan hanya mimpi, tak disangka, Pablo terbangu Pas
pada jam enam. Tapi Diego yang tidur bersama kakaknya itu masih
terlelap. Pablog langsung mendapatkan penyakit kulit yang amat Parah,
seperti pada mimpinya malam hari, dan Pablo-pun berteriak guna sang
keluarga terbangun." Huaaaaaaa....aaaa...aaaa " Jerit Pablo. " Ada apa
Ka,....??? aaaaa....aaaa...aaaa !!!" Diego menjerit jua. Bapaknya
langsung menghampiri kamarnya dan melihat situasi apa yang sedang
terjadi di dalam kamar Pablo dan Diego. Dengan Hati cemas Bapaknya
mengundang beberapa dokter spesialis Kulit yang sangat Handal dari
berbagai belahan Dunia, namun tak ada yang sanggup menyembuhkannya.
Hari yang panjang penuh duka di keluarga Ameega, tak ada satupun dokter
yang dapat menyembuhkannya. lewat dari satu minggu berikutnya datanglah
seorang tabib yang datang. " Permisi, dapatkah saya membantu kalian?
","Tentu saja, saya ingin kamu menyembuhkan anak pertama saya ini ..
","Ini tidak ada obatnya, dan tidak dapat disembuhkan, kecuali dengan
satu cara... "," Cara apa itu?? "," Suruhlah ia berpuasa ( Tidak makan
& tidak minum ) "," Bagaimana mungkin untuk berpuasa, sedangkan ia
sedang sakit !!!"," Jika tuan ingin anaknya Sembuh dan berbahagia
bersama kembali... ikuti perintah saya !!! "," Baiklah , ini demi
anak-ku, dan apa yang akan kau pertanggung jawabkan jika anak saya tidak
lekas sembuh?? "," Bunuh saya, jika memang saya berdusta, saya sudah
siap !! ". Setelah kejadian yang membingungkan itu mereka hanya bisa
mengikuti perintah.
Pablo telah berpuasa selama 3 hari penuh tanpa makan sekalipun, tapi
tidak kunjung sembuh . Sang bapak itu memanggil sang tabib dengan
membawa Pedang di tangannya, " Sesuai janji yang kau berikan kepada ku,
tentang Perintah konyol mu itu... Segeralah menuju Neraka!! ","Baiklah
saya siap, tapi sebelumnya saya ingin bertanya kepada Tuan , seperti apa
Puasa yang Anak Tuan jalani itu? "," Berpuasa penuh tanpa makan selama
3"," Hmm,.. anak Tuan menjalankan Puasa yang tidak wajar, maka ini pesan
terakhir untuk Tuan... Makan pada dini hari kemudian berpuasa
seterusnya hingga waktu senja, ketika waktu senja tiba segeralah berbuka
atau melepaskan puasa itu. ! "," Jadi, saya salah memberitahukannya?
"," ya, segeralah !!".
Cara Puasa Pablo telah diubah, hari demi hari penyaikitnya menurun
drastis, hingga hari yang ke-10 ia Stabil kembali, sang bapak sungguh
sangat senang, sebagai imbalan kebaikan sang tabib ia memberinya suatu
rumah yang megah yang sudah diisikan segala perabotnya. Hiduplah kembali
keluarga Ameega dengan penuh kegembiraan kembli.
Panjang yah teman, tapi kalian harus mencermati makna-makna dari dongeng ini. Pengetahuan yang terkandung dalam cerita ini,
Bahwasanya Berpuasa dapat Menyembuhkan Jasmani dan Rohani kita walaupun tidak makan dan minum, asalkan berpuasa dengan wajar. Dan pesan untuk kalian
Bahwa Kekayaan Harta itu tidak dapat menyembuhkan Luka Kesedihan.