Dalam Jeritan malam yang dipenuhi dengan darah, hidupku sudah diujung tanduk yang mana akan terjatuh. Aku dikepung oleh sejumlah zombie yang haus darah itu, ini berawal ketika aku dan kekasihku akan pergi piknik disuatu taman di Halton Square.
Dari dahulu aku
benar-benar mempimpikan tuk bisa pergi piknik bersamanya karna ia selalu saja
mendapat pekerjaan dan sedikit waktu untuk bisa berduaan di tempat yang
romantic, sampai aku memutuskan tuk bersabar menunggu.
Keesokan harinya,
Troy, kekasihku pergi ke luar kota tuk menerima pekerjaan kantornya. Malam
sunyi tanpanya, hening hingga jangkrik-jangkrik asik bernyanyi dan bergembira
atas kesedihanku.
Selama
seminggu aku berdo’a tuk kehadiran troy disisiku, karna sungguh aku sangat menyayanginya.
Tanpa sadar , aku mendapat sebuah SMS yang isinya “ Dear my Lova, Merry Montez… I’ll
return to home tomorrow, I think… at 10.00 o’clock will become… wait me love…
“ Betapa bahagianya diriku, hingga tak dapat membendung air mata nan tercurai-berai
di pipiku.
Masih
menunggu di rumah, kini sudah jam 12.00 malam ia tak kunjung jua, kebahagiaanku
direnggut oleh waktu, dan aku melepaskan isak tangis yang membeban. “ Don’t Cry
love… aku ada disini… “, tiba-tiba saja ia merangkulku dari belakang, bukan
sekedar bahagia semata tapi sangat bahagia.
Ketika
itu akubertanya kepadanya, berapa lama lagi kau mendapat waktu renggang untuk
ku ? dan pertanyaanku hanya dibalas dengan sebuah senyuman yang tak ku mengerti
maknanya. Ternyata jawaban itu adalah bebas, dan ia kini memiliki waktu 2 bulan
untuk bersantai setelah menjalani beberapa pekerjaan yang menyebalkan bagiku.
Saat itu jua, aku meminta padanya dengan manja karna aku sungguh-sungguh
merindukannya… dengan begitu aku akan diberi.
Aku
bertanya “ Apakah kau bisa menemaniku piknik di Halton Square? “ , “ Ya, aku
bisa, jika kau mau kita berangkat esok pagi oke ! “. Ucapan yang terlontar dari
mulutnya itu membuat diriku lega, “ aku ingin, merasakan kebahgiaan bersama
saat disana… dan aku ingin kau Don’t turn of me Troy ! “. Entah mengapa aku
takut akan kehilangan dirinya.
Tibalah
waktunya, dimana hari yang ku dambakan dating menjemput. Troy sudah bersiap
diluar, dengan tampilan yang cool dan perfect juga romantic. Datang ke rumahku
dengan wajah yang tempak gembira dan wajah tersenyum. Hati berdebar pertama
kali, ini yang pertamakali aku rasakan semenjak berhubungan dengan dirinya. “
Are you ready to go… Love ? “ “ Yeah… I have “ aku mengucapkan dengan rasa
bahagia.
Sampai
di tujuan, aku diangkat bagaikan seorang putrid yang diangkat oleh sang
pangeran, hatiku lebih merasakan peristiwa ini lebih-lebih mengunggah hati.
Pagi hari yang cerah berikut peristiwa yang sangat ku kenang.
Sebelumnya
aku tak berfikir tuk mencari sensasi di Halton Square, karna aku berubah
fikiran… jadi aku mengajaknya berjalan-jalan menyesuri halton square. Karna aku
sangat senang berada disisinya, aku tak akan khawatir walau aku tersesat.
Jauh..jauh..dan
jauh sungguh sangat jauh aku berjalan dari posisi awalku, kira-kira 1 Km dari
sana.setelah berada jauh , aku dan troy menemukan gedung tua yang berada
disebuah taman yang sedikit suram karna tak ada sekalipun penghuni atau manusia
disitu.
Akumenemukan
suatu berkas dalam gedung itu, disitu tertulis “ A madman has killed the
memberof hospital… too scary.. it’s a zombie.. was there !!! “ sungguh aku tak
mengerti apa maksud dari suatu berkas tersebut. Hosh! Apa itu ? sugguh aku
takut hal yang aneh terjadi, “ Troy Cover me please… I’m afraid !” “ Yeah of
course… I’ll beside you ! “. Hosh! Terjadi… suara itu tidak hanya tunggal,
melainkan berkoloni, aku sangat takut troy… temani aku dan secepatnya kita
pergi dari sini.
Arghhh…
didepan ku langsung , makhluk aneh berwajah buruk berkoloni mengejar ku dan
troy, lari kemanapun kami bisa asalkan tak ada yang salah jalan. Sampai! Diujung
dan tak ada jalan … bahaya… “ My Lova, please back… I’ll kill them… cover your
self ! “ “ Don’t try it ! “ “ This for our self… “ “ But, it’s too much “ “ Don’t
worried, believe me ! “, ketika itu suasana indah bersamanya menjadi suasana
yang buruk dan horror… “ No !! “ aku sangat menyesal, ia terbunuh dan tubuhnya
digerogoti oleh oleh zombie-zoombie itu.
Kini mereka
menghampiriku… aku harus bersiap untuk menemui ajalku di tempat yang terpuruk
ini. Mendekat!! Lebih dekat… aku hanya mendapatkan sebuah batang baja untuk
keselamatanku… aku harus berjuang. Tak lama kemudian, aku menusuk segala yang berada
di sekitarku dan keluar dari gedung angker tersebut degan hati galau, walaupun
selamat tetapi aku kehilangan seseorag yang seharusnya menjadi suamiku kelak,
ia sangat berharga bagiku… Selamat tinggal Troy…
Hosh
! Dear my lova, I’ll return to your home tomorrow… I think… 12.00 o’clock… wait
me love ! ( Gosh Letter )



16.49
Fortrenz Mc Marxent

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar